Desa Peguyangan Kangin melaksanakan kegiatan pembinaan Sekee Gong sebagai upaya untuk memperkuat pelestarian seni dan budaya Bali di lingkungan masyarakat. Kegiatan ini dihadiri oleh Perbekel Peguyangan Kangin, Ketua BPD, Sekretaris Desa, Kepala Dusun Tunjung Sari, serta seluruh anggota Sekee Gong Banjar Tunjung Sari.
Dalam sambutannya, Perbekel Peguyangan Kangin menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Sekee Gong Banjar Tunjung Sari yang telah konsisten menjaga dan melestarikan seni serta budaya Bali melalui aktivitas seni tabuh. Beliau menegaskan bahwa keberadaan sekaa gong merupakan salah satu pilar penting untuk pelestarian budaya.
Perbekel juga menjelaskan bahwa pembinaan ini merupakan usulan langsung dari anggota sekaa yang disampaikan kepada Kepala Dusun Tunjung Sari, kemudian diajukan kepada pemerintah desa untuk direalisasikan. Hal ini menjadi bukti bahwa pemerintah desa selalu membuka ruang bagi aspirasi masyarakat, khususnya dalam bidang seni budaya.
Kegiatan pembinaan ini menggunakan anggaran APBDes 2025, dan sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan aktivitas sekaa gong, desa menyerahkan bantuan berupa baju sebanyak 35 stel kepada anggota sekaa. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan kekompakan dan semangat para penabuh dalam setiap penampilan.
Dengan adanya pembinaan dan dukungan berkelanjutan dari desa, diharapkan Sekee Gong Banjar Tunjung Sari semakin berkembang dan terus menjadi bagian penting dalam menjaga warisan budaya Bali.
